Mak Eyang…
banyak angan dalam benaknya
gunung-gunung yang menghijau
kelak akan jadi daratan luas
tak ada yang dapat menahan titahnya
sekeras watak ayahnya
jawara khianat kampung reyot…
Mak Eyang…
mulutnya tidak menenteramkan
guru-guru ngaji selalu diancam
lewat begal-begal bayarannya
telunjuknya lurus ke arah jidat-jidat penjilat
yang takut kelaparan dan kehujanan
air bekas mandinya pun kering
diminum para begundalnya…
Mak Eyang…
matanya ditutup kotoran dosa
gambaran kubur sempitpun sirna
umpatannya seperti dentuman gunung meletus
panas, berbahaya dan berbau busuk
menebar kebencian dan permusuhan
yang diamini para begundalnya
Mak Eyang…
dalam renta menuju binasa
akan mewarisi angkara murka
pada anak dan para begundalnya
mengundang bencana bagi para tetangganya
yang tak mau ikut kumpulannya
hanya satu tujuannya
berkuasa….

0 comments:
Post a Comment